728x90-ads
Sep 4, 2017
920 Views
0 3

Rohingya, Tamparan Nafsu Birahi Politik Sesaat di Indonesia

Written by
300x250-ads

Ruangpublik.com – Sebagai negara dengan penganut islam terbesar di dunia, kita dapat menjadikan bencana kemanusiaan di Rohingya Myanmar ini sebagai momentum persatuan Indonesia. Sudah saatnya kita menyatukan visi dan melihat dunia dalam satu frame kebangsaan.

Mestinya kita semua belajar untuk tidak lagi membawa simbol agama yang dilibatkan dalam konteks Pilkada / Pilpres di Indonesia. Penderitaan muslim di Rohingya jauh lebih patut mendapatkan perhatian yang lebih dibandingkan dengan sekedar Pilkada / Pilpres atau pun kasus penistaan agama yang hampir memecah belah bangsa kita beberapa waktu yang lalu.

Kita layak bersyukur di Indonesia masih bisa beribadah dengan tenang tanpa adanya ancaman kekerasan. Apakah kedamaian yang indah ini layak digadaikan dengan nafsu birahi politik sesaat di Indonesia jika dibandingkan penderitaan sodara kita di Rohingya?

Malukah kita yang suka menjual agama beserta ayat sucinya hanya demi materi semata dan kekuasaan sesaat di Indonesia? Salurkanlah hasrat birahi yang membawa-bawa agama itu di jalannya untuk berdiplomasi membela hak asasi masyarakat Rohingya.

Biarkanlah Indonesia bersinar dengan masyarakatnya yang majemuk. Biarkanlah nilai-nilai luhur yang terbukti membuat negara lain di dunia ingin belajar kepada kita terus menjadi panutan. Kitalah bangsa yang berbudaya, bukan bangsa yang beringas, mampu menginspirasi bukan memaksakan kehendak. Jayalah Indonesia dan kita punya arti di dunia!

Article Tags:
·
Article Categories:
Internasional
728x90-ads2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title