728x90-ads
Aug 27, 2017
738 Views
0 3

Pejabat & PNS Perlu Dites Kemaluannya?

Written by
300x250-ads

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “malu” adalah merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dan sebagainya) karena berbuat sesuatu yang kurang baik (kurang benar, berbeda dengan kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dan sebagainya). Awalan “ke” dan akhiran “an” mengubah sebuah kata sifat menjadi kata benda. Penulis akan mambahkan “ke” dan “an” pada tiap kata “malu” agar lebih mudah diaktualisasikan.

Sedangkan Pejabat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pegawai pemerintah yang memegang jabatan penting. Kata penting di sini adalah vital. Jika tidak bekerja sebagaimana mestinya sudah tentu akan membawa dampak yang merugikan. Apakah kita sadari, alat vital bagi pejabat negara adalah “kemaluannya”?

Layaknya perangkat sinyal sebagai alat vital di telepon seluler kita, apabila “alat vital” pejabat negara ini sudah tidak berfungsi lagi, inilah pemicu awal dari segala masalah dan kegaduhan di negeri kita. Kita tonton di televisi, banyak sekali pejabat yang tertangkap karena korupsi masih bisa mengumbar senyum lebar, bukti telah mati “kemaluannya”.

Negara yang kuat membutuhkan aparatur negara yang sehat luar dalam. Perlukah Pejabat dan PNS kita dites kemaluannya?

Article Tags:
Article Categories:
Aparat
728x90-ads2

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menu Title